MatchaDB

2025Journal articleFree to read

A Review of Matcha (Camellia sinensis) Quality: Genetic, Agronomic, and Physiological Determinants

Bagus Aradea, Aswin Hendry Atmoko

Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian

Read at the publisher →Free full text →

Abstract

Kualitas matcha superior sangat bergantung pada profil metabolit sekunder yang kompleks, sehingga diperlukan strategi terpadu antara genetik dan praktik agronomi. penelitian ini menggunakan metode studi literatur dan review artikel ilmiah untuk memperoleh informasi mengenai genetik dan praktik agronomi dalam produksi teh untuk diolah menjadi matcha premium. Pemilihan kultivar teh (genetik) merupakan faktor penentu yang mendasari rasa, warna, dan aroma spesifik matcha. Teknik penaungan merupakan praktik agronomi esensial yang memicu respons fisiologis optimal, terutama dalam meningkatkan Theanine dan Klorofil sekaligus menekan Katekin penyebab rasa pahit melalui intensitas penaungan sekitar 85%. Aroma segar, yang merupakan indikator kualitas, dikendalikan oleh senyawa volatil dan dapat ditingkatkan melalui strategi penaungan dan pemupukan yang tepat menggunakan NPK dikombinasikan dengan organik/biochar terbukti efektif dalam meningkatkan pertumbuhan, konsentrasi Klorofil, dan kualitas aroma. Penelitian mendatang harus memiliki fokus terhadap pemuliaan tanaman terintegrasi dengan marka molekuler untuk induksi gen yang berkaitan dengan Theanine, selain itu pengembangan praktik pertanian presisi yang mengintegrasikan genetik, penaungan dinamis, dan optimasi aroma sangat diperlukan untuk menjamin kualitas matcha yang konsisten dan berdaya saing global.

Abstract text comes from PubMed, OpenAlex or Europe PMC and belongs to the authors and publisher.

Study type

Review

A narrative or scoping review of the literature.

Assigned automatically from the title, abstract and subject terms.

Keywords and subject terms

Cite this study

Bagus Aradea, Aswin Hendry Atmoko. (2025). A Review of Matcha (Camellia sinensis) Quality: Genetic, Agronomic, and Physiological Determinants. Prosiding Seminar Nasional Pembangunan dan Pendidikan Vokasi Pertanian. https://doi.org/10.47687/snppvp.v6i1.1872

DOI: 10.47687/snppvp.v6i1.1872

More on metabolism and weight

2023Journal article

Monitoring chlorophyll changes during Tencha processing using portable near-infrared spectroscopy.

Liu L, Zareef M, Wang Z, et al. — Food chemistry

Monitoring chlorophyll during Tencha (the raw ingredient for matcha) processing is critical for determining the matcha's color and quality. The purpose of this study is to explore the mechanism of chlorophyll changes during Tencha…

Chemical / analyticalCultivation and shadingProcessing, milling and qualityAuthenticity and analytical methodsCited 91×
2020Journal article

Changes in Intestinal Microbiota of Type 2 Diabetes in Mice in Response to Dietary Supplementation With Instant Tea or Matcha.

Zhang HH, Liu J, Lv YJ, et al. — Canadian journal of diabetes

Objective: Gut microbiota plays a key role in metabolism and health in diabetes patients with gastrointestinal microbiota dysbiosis. Thus, regulating the ecological balance of gut microbiota may provide a pathway toward improvement for…

Animal studyMetabolism and weightGut and microbiomeMarket, culture and sustainabilityCited 68×
2018Journal articleFree to read

Matcha green tea (MGT) inhibits the propagation of cancer stem cells (CSCs), by targeting mitochondrial metabolism, glycolysis and multiple cell signalling pathways.

Bonuccelli G, Sotgia F, Lisanti MP — Aging

Matcha green tea (MGT) is a natural product that is currently used as a dietary supplement and may have significant anti-cancer properties. However, the molecular mechanism(s) underpinning its potential health benefits remain largely…

In vitro / cell studyMetabolism and weightAntioxidants and polyphenolsCancerCited 66×

Browse the whole library →